Bulan Juli tahun 2012 adalah merupakan langkah awalku untuk mengabdi di dunia pendidikan sebagai seorang guru di salah satu SMA di kawasan lereng Gunung Sumbing. Setelah berhasil menyelesaikan study ku di Almamater tercinta (selama 3 tahun 8 bulan), Universitas Negeri Yogyakarta, yang notabene lulusan dari UNY memang didik untuk menjadi calon guru... ya, begitulah aku saat ini, menjadi seorang ibu guru di SMA Negeri 1 Parakan.
SMA Negeri 1 Parakan, adalah salah satu sekolah negeri yang berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Dulu memang namanya bukan SMA N 1 Parakan, tetapi SMA N 4 Temanggung. Namun karena suatu alasan tertentu, oleh pemerintah Kab. Temanggung diganti menjadi SMA N 1 Parakan. SMA ini terletak diantara dua gunung yang sangat terkenal di kota Temanggung, yaitu Gunung Sumbing dan Sindoro. Jadi ketika pagi-pagi berangkat ke sekolah, yang memakan waktu 30 menit dari rumah, aku selalu disambut oleh kedua gunung itu, tak lupa udara dingin yang selalu menemani perjalananku ke sekolah. Sungguh sangat menyejukkan sekali suasana padi hari di lereng gunung Sumbing :)
Pemandangan yang indah tidak hanya bisa aku temui di sepanjang perjalananku ke sekolah tempat ku mengajar, namun pemandangan itu juga bisa aku rasakan setibanya di sekolah. Sambutan beberapa siswa (yang sudah mengenalku) "Selamat Pagi bu...", sapaan dari rekan-rekan guru "Selamat pagi bu Ena...", "Assalamu'alaikum bu...", "Gasik Mbak Ena" (sapaan dari guru ketika aku berangkat terlalu pagi dan yang lain belum terlihati di kantor guru :D), dan tak lupa kedua gunung yang selalu menemani perjalananku ke sekolah. Mereka terlihat apik sebagai background kelas di sekolahku. Sungguh suasana seperti itu yang selalu aku nanti ketika berangkat mengajar ke sekolah. Suasana nyaman yang ku rasakan...
Itulah sedikit gambaran mengenai sekloah tempatku mengajar saat ini. Walaupun posisiku saat ini masih GTT, namun aku akan melaksanakan kewajiban ku dengan penuh tanggung jawab sebagai seorang guru di SMA ini. Tidak hanya mengajar saja, namun ada hal lain yang ingin aku peroleh dalam dunia ku saat ini. Menjadi guru SMA yang bisa dijadikan teladan oleh siswanya, syukur-syukur rekan guru juga ada yang mengikuti jejakku :)
Apa yang bisa aku lakukan untuk menjadi seorang teladan, sedangkan posisiku sekarang hanyalah seorang GTT ??? pertanyaan itu yang sering muncul saat awal-awal aku menjadi guru di sana. Seminggu hanya mengajar 3 hari saja, selain itu aku menghabiskan waktuku di rumah untuk menggantikan tugas ibu di rumah. 3 hari di sekolah aku hanya bisa mengajar, dan sekali-kali membantu memperbaiki komputer di lab (sebisaku), setelah itu pulang... Begitu setiap minggunya berjalan. Kadang tak bisa dipungkiri jika aku merasakan kebosanan karena aktivitasku yang hanya itu itu saja. Dan ternyata dibalik aktivitasku yang kadang membuatku jenuh itu Allah punya rencana hebat untuk ku... :)
Lomba Pengayaan Sumber Belajar, itulah rencana hebat yang telah disiapkan Allah untuk ku. Mengikuti kegiatan lomba yang sangat diluar dugaan sekali. Karena yang aku ingat terakhir kalinya aku mengikuti lomba Mapel TIK saat aku kelas XI (5tahun yang lalu), dan saat ini aku menemui even itu lagi, great! :) Oke, sekali lagi rencana Allah memang sungguh HEBAT :)
Info tentang lomba itu aku dapatkan dari seorang temanku yang kebetulan adalah temanku saat di bangku kuliah. Dia memberikan alamat web lomba LPSB, dan aku segera membukanya. Dan entah kebetulan atau apapun itu namanya, sekali lagi Allah memang hebat :) Materi lomba itu adalah membuat media pembelajaran interaktif sebagai sumber belajar untuk siswa. Senang sekali aku membaca berita itu :D kenapa bisa senang sekali ??? yang pertama posisiku sekarang adalah guru (syarat wajib peserta lomba), yang kedua mempunyai media pembelajaran interaktif yang digunakan di kelas dengan materi yang sedang diajarkan :D Jadi aku pikir aku bisa mengikuti lomba tersebut dengan mediaku yang sudah aku buat dengan jerih payahku saat di bangku kuliah dan sudah aku terapkan di kelas. Akhirnya tanpa berpikir panjang, aku download formulir pendaftarannya, dan keesokan harinya langsung memberi tahu Pak KepSek tentang lomba ini. Dan seperti yang kuduga, Pak KepSek sangat mendukungku sekali untuk mengikuti lomba ini (tambah semangat critanya :D).
Setelah semua berkas syarat lomba aku kumpulkan berserta CD pembelajarannya, langsung aku kirimkan ke panitila lomba LPSB di Semarang, sambil berharap bisa masuk sebagai finalis. Dan Alhamdulillah :) Allah mendengar doaku, aku masuk sebagai finalis, dan berangkat ke Semarang untuk presentasi hasil media pada tanggal 4-5 Oktober 2012. Sekali lagi terimakasih ya Allah, Engkau selalu mempermudah jalanku :) Ada saja kemudahan yang Allah berikan selama aku di Semarang mulai dari tempat persinggahan sebelum di karantina (hahaha), sampai disana aku juga menemui banyak teman dan banyak cerita dari beliau-beliau seniorku :)
Hingga hari terakhir di Semarang aku memang tak memikirkan soal juara berapa nantinya, namu aku hanya berharap Allah akan memberikan hasil yang terbaik unutk ku :) dan Allah sekali lagi menjawabnya... Saat perjalanan pulang ke Temanggung, salah seorang panitia mengirimkan SMS ke Hp ku, memberitahukan bahwa aku menjadi salah satu pemenang lomba MPI SMA :D waahhhh senangnya... Syukur Alhamdulillah sekali aku panjatkan kepada Allah, karena Allah menjawab doaku sekali lagi :) Mulai dari SMS itu aku terima sampai tiba di rumah aku jadi tidak merasakan kantuk sama sekali :D (pahadal tadinya sudah mau tidur itu). Setibanya di rumah aku langsung memberitahukan kepada bapak dan ibu, orang tua mana yang tidak senang kalo anaknya berhasil :D begitupula dengan kedua orang tuaku tercinta :* Bersama ibu dan bapak langsung aku buka pengumuman dari WEB BPTIKP (penyelenggara lomba), dan Alhamdulillah... namaku ada di sana sebagai juara 3 :D
Dari kisahku itu yang bisa aku simpulkan adalah ketika seorang mempunyai mimpi dan dia yakin akan keberhasilan mimpi yang sudah dia tegaskan dalam hatinya, maka Allah akan selalu memberi jalan yang mudah untuk menuju mimpi itu. Begitu pula denganku, saat awal aku yakin akan bisa mendapatkan sesuatu yang berhaga dari hasil kerja kerasku, maka Allah akan memberikan (bahkan lebih) dari yang aku inginkan.
Janganlah takut untuk bermimpi, karena sejatinya mimpi itu adalah doa dari kita untuk kemajuan hidup kita. Mimpi yang indah adalah mimpi yang diiring doa dan usaha... :)


0 komentar:
Posting Komentar